Yona Primadesi Raih Fellowship Pemerintah Tamil Nadu Mewakili Penerbit Gorga untuk Hadiri Chennai International Book Fair 2026

Yona Primadesi Raih Fellowship Pemerintah Tamil Nadu Mewakili Penerbit Gorga untuk Hadiri Chennai International Book Fair 2026

Yona Primadesi, Founder dan Right Director Penerbit Gorga, mendapatkan kesempatan mengikuti Chennai International Book Fair (CIBF) 2026 melalui program fellowship yang diberikan oleh Pemerintah Tamil Nadu, India. CIBF 2026 diselenggarakan pada 16–18 Januari 2026 di Chennai, Tamil Nadu, India.

Fellowship tersebut menjadi kesempatan bagi Yona untuk memperluas jejaring profesional sekaligus membuka peluang kerja sama penerbitan antara Indonesia dan Tamil Nadu. Sebagai Right Director, Yona terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan hak penerbitan, termasuk membuka peluang agar karya-karya dari Indonesia dapat diterjemahkan dan diterbitkan di negara lain.

Selama mengikuti CIBF 2026, Yona bertemu dan berdiskusi dengan pelaku ekosistem penerbitan dari berbagai negara. Forum tersebut mempertemukan penerbit, agen literatur, penulis, penerjemah, serta berbagai pihak yang terlibat dalam industri buku dan hak cipta dari lebih dari 125 negara.

Membuka Ruang Pertukaran Karya Indonesia dan Tamil

Salah satu agenda penting dalam keikutsertaan Yona pada CIBF 2026 adalah membuka peluang pertukaran hak penerbitan antara Indonesia dan Tamil Nadu. Pertemuan dengan penerbit dan pelaku industri buku dari Tamil Nadu memberikan ruang untuk mendiskusikan kemungkinan karya-karya berbahasa Tamil diterjemahkan dan diterbitkan di Indonesia. Sebaliknya, karya-karya Indonesia juga memiliki peluang untuk diperkenalkan kepada pembaca di Tamil Nadu melalui penerjemahan dan kerja sama dengan penerbit setempat.

Pertukaran tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek komersial penerbitan, tetapi juga membuka ruang bagi pertukaran budaya melalui buku. Penerjemahan memungkinkan pembaca dari dua wilayah dengan latar budaya dan bahasa yang berbeda untuk mengenal pengalaman, gagasan, cerita, serta perspektif yang berkembang di masing-masing masyarakat.

Bagi Yona, jejaring internasional dalam industri penerbitan merupakan salah satu elemen penting dalam memperluas sirkulasi karya Indonesia.
“Pertemuan dengan penerbit dari berbagai negara bukan hanya tentang menjual atau membeli hak penerbitan. Ada kesempatan untuk memperkenalkan karya, memahami kebutuhan pembaca di negara lain, sekaligus membangun hubungan yang memungkinkan terjadinya pertukaran karya secara dua arah,” ujar Yona.

Fellowship sebagai Ruang Penguatan Jejaring Penerbitan

Keikutsertaan melalui fellowship Pemerintah Tamil Nadu juga memberikan kesempatan bagi Yona untuk memahami lebih dekat ekosistem penerbitan di India, khususnya Tamil Nadu. Chennai memiliki posisi penting dalam perkembangan penerbitan dan literasi di India, termasuk melalui keberagaman bahasa dan tradisi literatur yang berkembang di wilayah tersebut.

Interaksi dengan pelaku penerbitan dari berbagai negara selama CIBF 2026 menjadi bagian dari proses membangun jejaring yang dapat dikembangkan menjadi kerja sama jangka panjang. Bagi penerbit independen Indonesia, jejaring semacam ini penting untuk membuka akses terhadap pasar, penerjemahan, hak cipta, serta kolaborasi lintas negara.

Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa internasionalisasi penerbitan tidak hanya berlangsung melalui buku yang diterjemahkan ke dalam bahasa asing. Proses tersebut juga membutuhkan hubungan profesional, pemahaman terhadap karakter pasar dan pembaca, serta kemampuan untuk membangun komunikasi dengan penerbit dan pemegang hak di negara lain.

Memperkuat Posisi Karya Indonesia
di Ruang Internasional

Sebagai Founder dan Right Director Penerbit Gorga, pengalaman mengikuti CIBF 2026 memperkuat kiprah Yona dalam membangun jejaring penerbitan lintas negara. Sejumlah karya yang diterbitkan Gorga sebelumnya telah memiliki perjalanan internasional melalui penerjemahan dan kerja sama dengan penerbit dari beberapa negara. Fellowship di Chennai menjadi bagian lain dari perjalanan tersebut, sekaligus membuka kemungkinan baru bagi pertukaran karya antara Indonesia dan Tamil Nadu.

Melalui forum seperti CIBF, buku tidak hanya menjadi produk penerbitan, tetapi juga menjadi medium untuk mempertemukan masyarakat, bahasa, dan kebudayaan. Pertukaran hak penerbitan dan penerjemahan dapat menjadi salah satu jalan untuk memperluas kehadiran karya Indonesia di dunia sekaligus membawa karya dari berbagai negara untuk hadir dan dibaca oleh masyarakat Indonesia.

Keikutsertaan Yona dalam CIBF 2026 menjadi salah satu langkah dalam memperkuat jejaring penerbitan internasional dan membangun ruang pertukaran yang lebih luas antara Indonesia dan komunitas penerbitan global, khususnya Tamil Nadu.